Tuesday, July 24, 2012

Membuat Animation Trigger

Kalau tidak salah menu trigger (animation trigger) ini mulai terdapat pada powerpoint versi 2003. Menu trigger ini berfungsi untuk memunculkan atau “mengaktifkan” suatu objek tertentu dengan bantuan obyek lainnya. Bingung? Misalnya: Ada dua kotak, Kotak A dan Kotak B, kemudian menu trigger diterapkan untuk memunculkan Kotak B dengan cara mengklik Kotak A.

 http://id.4presentation.net/wp-content/uploads/2012/04/trigger1.jpg

Apa sih yang menarik dari animation trigger?
Apakah Anda pernah melihat atau menginginkan sebuah (atau lebih) animasi dilakukan di dalam Microsoft PowerPoint saat Anda meng-klik sebuah objek tertentu di dalamnya? Ribet yah? Gini, misalnya Anda punya dua buah kotak di dalam sebuah slide (kita beri nama saja kotak A dan kotak B). Dengan animation trigger, Anda dapat “mengaktifkan” animasi kotak A (misalnya membuat kotak A bergerak) dengan meng-klik kotak B (trigger-nya kotak B) dan sebaliknya.

Apa itu animation trigger?
Animation trigger adalah suatu fitur di dalam Microsoft PowerPoint yang memungkinkan satu atau lebih animasi dilakukan saat dilakukan klik terhadap suatu objek tertentu (yang menjadi trigger-nya).

Apa gunanya animation trigger?
Animation trigger berguna untuk mengontrol animasi-animasi yang kita buat. Contohnya, kita ingin hanya animasi-animasi tertentu yang dilakukan di dalam presentasi kita (dan kita masih belum dapat menentukan animasi mana yang harus dilakukan sebelum presentasi, karena animasi yang diperlukan dapat berbeda-beda setiap presentasi). Dalam hal ini, kita dapat membuat beberapa objek yang masing-masingnya menjadi trigger dari animasi-animasi yang ada. Saat presentasi, kita cukup menekan objek yang menjadi trigger dari animasi yang kita inginkan.

Bagaimana caranya menggunakan animation trigger?
Mudah saja kok… Cukup ikuti langkah-langkah berikut ini:
  1. Anda cukup membuat semua animasi yang diperlukan (yang Anda inginkan) seperti biasa. Sebagai contoh, Anda ingin melakukan animation trigger pada 2 objek (“Rectangle 1” dan “Rectangle 2”) sedemikian sehingga “Rectangle 1” akan melakukan animasi “flash bulb” saat Anda meng-klik “Rectangle 2” dan sebaliknya, “Rectangle 2” akan melakukan animasi “flash bulb” saat Anda meng-klik “Rectangle 1”. Pada langkah pertama ini, Anda cukup memasukkan animasi “flash bulb” ke “Rectangle 1” dan “Rectangle 2” (buat “Rectangle 1”, klik “Rectangle 1”, pilih menu Slideshow > Custom Animation > Add Effect > Emphasis > More Effect > Flash Bulb, lakukan hal yang sama pada “Rectangle 2”). Hasilnya dapat terlihat pada bagian “Modify effect” pada “Custom animation” sebagai berikut.
Powerpoint Animation Trigger 1

  1. Klik kanan “Rectangle 1” pada bagian “modify effect” seperti gambar di atas, lalu pilih tab “Timing”, klik button “Triggers”, pilih radio button “Start effect on click of:”, pilih “Rectangle 2”. Akan muncul dialog box seperti gambar di bawah.
Powerpoint Animation Trigger 2

  1. Lakukan hal yang sama untuk “Rectangle 2” (Start effect on click of: “Rectangle 1”). Setelah langkah 2 dan 3 dilakukan, bagian “modify effect” akan tampak menjadi seperti gambar di bawah.
Powerpoint Animation Trigger 3
Nah, sekarang Anda sudah berhasil memberikan trigger pada “Rectangle 1” dan “Rectangle 2”. Anda cukup melihat hasilnya pada slideshow mode (tekan F5). Cobalah klik “Rectangle 1” dan “Rectangle 2” akan bereaksi, dan sebaliknya.
Demikianlah penjelasan saya mengenai animation trigger. Jika ada yang masih bingung dan tertarik untuk belajar hal ini, silakan comment aja. Jika saya bisa, akan saya bantu. Semoga bermanfaat. :D
Sumber : Charles Christian dan Id Presentation

No comments:

Post a Comment

Post a Comment